Sabtu, 22 Oktober 2011

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN


1. Apa yg kalian ketahui tentang Sistem Informasi Manajemen?

Sistem Informasi Manajemen adalah serangkaian sub sistem informasi yang menyeluruh dan terkoordinasi dan secara rasional terpadu yang mampu mentransformasi data sehingga menjadi informasi lewat serangkaian cara guna meningkatkan produktivitas yang sesuai dengan gaya dan sifat manajer atas dasar kriteria mutu yang telah ditetapkan.

Dengan kata lain SIM adalah sebagai suatu sistem berbasis komputer yang menyediakan informasi bagi beberapa pemakai dengan kebutuhan yang sama. Parapemakai biasanya membentuk suatu entitas organisasi formal, perusahaan atau sub unit dibawahnya.


Informasi menjelaskan perusahaan atau salah satu sistem utamanya mengenai apa yang terjadi di masa lalu, apa yang terjadi sekarang dan apa yang mungkin terjadi di masa yang akan datang. Informasi tersebut tersedia dalam bentuk laporan periodik, laporan khusus dan ouput dari model matematika. Output informasi digunakan oleh manajer maupun non manajer dalam perusahaan saat mereka membuat keputusan untuk memecahkan masalah.

Perancangan, penerapan dan pengoperasian SIM adalah mahal dan sulit. Upaya ini dan biaya yang diperlukan harus ditimbang-timbang. Ada beberapa faktor yang membuat SIM menjadi semakin diperlukan, antara lain bahwa manajer harus berhadapan dengan lingkungan bisnis yang semakin rumit. Salah satu alasan dari kerumitan ini adalah semakin meningkatnya dengan muncunya peraturan dari pemerintah.


2. Apa peranan SIM dalam operasional perusahaan?

Peranan SIM dalam operasional perusahaan yaitu :

1. Meningkatkan Efisiensi Operasional
Investasi di dalam teknologi sistem informasi dapat menolong operasi perusahaan menjadi lebih efisien. Efisiensi operasional membuat perusahaan dapat menjalankan strategi keunggulan biaya low-cost leadership.
Dengan menanamkan investasi pada teknologi sistem informasi, perusahaan juga dapat menanamkan rintangan untuk memasuki industri tersebut (barriers to entry)dengan jalan meningkatkan besarnya investasi atau kerumitan teknologi yang diperlukan untuk memasuki persaingan pasar. Selain itu, cara lain yang dapat ditempuh adalah mengikat (lock in) konsumen dan pemasok dengan cara membangun hubungan baru yang lebih bernilai dengan mereka.

2. Memperkenalkan Inovasi Dalam Bisnis
Penggunaan ATM. automated teller machine dalam perbankan merupakan contoh yang baik dari inovasi teknologi sistem informasi. Dengan adanya ATM, bank-bank besar dapat memperoleh keuntungan strategis melebihi pesaing mereka yang berlangsung beberapa tahun.
Penekanan utama dalam sistem informasi strategis adalah membangun biaya pertukaran (switching costs) ke dalam hubungan antara perusahaan dengan konsumen atau pemasoknya. Sebuah contoh yang bagus dari hal ini adalah sistem reservasi penerbangan terkomputerisasi yang ditawarkan kepada agen perjalanan oleh perusahaan penerbangan besar. Bila sebuah agen perjalanan telah menjalankan sistem reservasi terkomputerisasi tersebut, maka mereka akan segan untuk menggunakan sistem reservasi dari penerbangan lain.

3. Membangun Sumber-Sumber Informasi Strategis
Teknologi sistem informasi memampukan perusahaan untuk membangun sumber informasi strategis sehingga mendapat kesempatan dalam keuntungan strategis. Hal ini berarti memperoleh perangkat keras dan perangkat lunak, mengembangkan jaringan telekomunikasi, menyewa spesialis sistem informasi, dan melatih end users.
Sistem informasi memungkinkan perusahaan untuk membuat basis informasi strategis (strategic information base) yang dapat menyediakan informasi untuk mendukung strategi bersaing perusahaan. Informasi ini merupakan aset yang sangat berharga dalam meningkatkan operasi yang efisien dan manajemen yang efektif dari perusahaan. Sebagai contoh, banyak usaha yang menggunakan informasi berbasis komputer tentang konsumen mereka untuk membantu merancang kampanye pemasaran untuk menjual produk baru kepada konsumen.
Fungsi dari sistem informasi tidak lagi hanya memproses transaksi, penyedia informasi, atau alat untuk pengambilan keputusan. Sekarang sistem informasi dapat berfungsi untuk menolong end user manajerial membangun senjata yang menggunakan teknologi sistem informasi untuk menghadapi tantangan dari persaingan yang ketat. Penggunaan yang efektif dari sistem informasi strategis menyajikan end users manajerial dengan tantangan manajerial yang besar.


Senin, 10 Oktober 2011

Tugas Peng. Grafik. Komp.& Olah Citra (OpenGL)

Dosen : Agam
Kelompok :

  • Andi Ramos Simbolon ( 391 10 928 )
  • Endy Pardamean 
Kelas : 2DB13

Coding membuat Garis




glClearColor (0.0f, 0.0f, 0.0f, 0.0f);

glClear (GL_COLOR_BUFFER_BIT);



glPushMatrix ();

glClearColor(1,1,1,0);

glColor3f(1,1,1); //



glBegin(GL_LINES);

glVertex3f(0,0,-0.8);

glVertex3f(9.9,8.9,0.1);



glEnd ();

glPopMatrix ();


SwapBuffers (hDC);

Sleep (1);




outputnya adalah:







Coding membuat Kotak:



glClearColor (0.0f, 0.0f, 0.0f, 0.0f);

glClear (GL_COLOR_BUFFER_BIT);

glBegin (GL_POLYGON);

glColor3f (1.0f, 0.0f, 0.0f); glVertex2f (-0.5f, -0.5f);

glColor3f (0.0f, 1.0f, 0.0f); glVertex2f (-0.5f, 0.5f);

glColor3f (0.0f, 2.0f, 0.0f); glVertex2f (0.5f, 0.5f);

glColor3f (0.0f, 0.0f, 3.0f); glVertex2f (0.5f, -0.5f);

glEnd ();


SwapBuffers (hDC);



Sleep (1);



outputnya adalah:


Coding Membuat Segitiga:
glClearColor (0.0f, 0.0f, 0.0f, 0.0f);
glClear (GL_COLOR_BUFFER_BIT);

glPushMatrix ();
glBegin (GL_TRIANGLES);
glColor3f (1.0f, 0.0f, 0.0f); glVertex2f (0.0f, 1.0f);
glColor3f (0.0f, 1.0f, 0.0f); glVertex2f (0.87f, -0.5f);
glColor3f (0.0f, 0.0f, 1.0f); glVertex2f (-0.87f, -0.5f);
glEnd ();
glPopMatrix ();

SwapBuffers (hDC);

theta += 1.0f;
Sleep (1);

outputnya adalah:

Senin, 03 Oktober 2011

IMPLEMENTASI TEKNOLOGI INFORMASI UNTUK KEUNGGULAN KOMPETITIF DALAM OPERASIONAL PERUSAHAAN PADA ERA GLOBALISASI


Teknologi?
Di jaman yang sudah sangat maju ini siapa yang tidak membutuhkan teknologi.. dimana" sekarang sudah memakai teknologi..
pengguna-nya pun beragam, dari anak kecil hingga orang tua. dari orang awam hingga yang mahir. 
bahkan hampir dari setiap lingkungan yang kita temui hampir memakai teknologi ..


Perusahaan pada era globalisasi kini sudah banyak, bahkan hampir semua perusahaan mulai dari perusahaan kecil hingga perusahaan besar menggunakan Teknologi informasi..
tetapi tidak dapat di pungkiri bahwa penggunaan Teknologi dalam perusahaan sangatlah mudah, karena Teknologi informasi juga bisa menyebabkan kendala lain-nya seperti : masalah biaya, Sumber Daya Manusia (SDM), dan faktor lainya .

maka dari itu penerapan penggunaan Teknologi informasi pada perusahaan  di era globalisasi harus mempunyai beberapa point seperti yang saya bahas di bawah ini agar lebih kompetitif.


·                     konsep manajemen informasi dalam perusahaan : 
manajemen informasi biasa nya lebih mengarah ke mengolah suatu data menjadi sebuah informasi.. dan juga membuat sebuah program atau aplikasi yang di butuhkan oleh perusahaan.. contohnya ERP, SAP, MYOB , dll.

·                      Konsep keunggulan kompetitif dalam operasional perusahaan. :
keunggulan kompetitif perusahaan dapat dibangun di atas salah satu dari tiga disiplin nilai. :
1.             operasional prima (operational excellence).
2.             keakraban dengan pelanggan (customer intimacy).
3.             keakraban dengan pelanggan (customer intimacy)


·                       Strategic Uses of Information Technology :
Teknologi Informasi ini akan membawa Perusahaan lebih baik dan menguntungkan semua stakeholder-nya. Untuk mendapatkan keyakinan tersebut maka harus disusun strategi jitu untuk pengimplementasian Teknologi Informasi yang diharapkan bisa menjamin manfaat TI yang diperoleh akan sebanding dengan investasi yang ditanam, dan mengatasi permasalahan pertumbuhan teknologi yang sangat cepat. Di atas itu semua strategi Teknologi Informasi ini tentunya harus sejalan dengan strategi organisasi Perusahaan

·                       Membangun Customer Focused Bisnis :
Customer Focused Bisnis sangat diperlukan dalam membangun organisasi bisnis baru, sehingga para customer akan focus pada satu titik.
1.             pemasaran dan penjualan 
2.             produksi.    
3.             Administrasi dan Keuangan.

·                     Value Chain & Strategic Information System :
Pada poin ini, semuanya tidak beda jauh dengan Strategic Uses of Information Technology. Hanya bagian informasinya lebih di tekan agar pemasarannya jadi lebih baik.


·                     Re-engineering Bussiness Process :
Reengineering proses bisnis adalah pemikiran ulang fundamental dan disain ulang radikal suatu proses bisnis organisasi yang akan mengarahkan organisasi untuk mencapai peningkatan kinerja bisnis secara dramatis.


·                     Menciptakan Virtual Company. :
yaitu menciptakan produk atau softwere sendiri untuk mendukung suatu perusahaan.


·                     Membangun Knowledge Creating Company. :
1. Important knowledge in Company :
- Cara menghadapi persaingan global.
- Cara menjaga kepuasan pelanggan.
- Cara mengantisipasi dinamika persaingannya secara tepat melalui pengembangan virtual Lego Factory.
- Cara menghadapi arena persaiangan dengan film-film yang sedang beredar dengan kualitas box-office, misalnya Star Wars dan Harry Potter.
- Melaksanakan program restrukturisasi yang terdiri dari downsizing dan downscoping.
2. Cross cultural interfaces & Knowledge domain :
- Lego Group mengirimkan produknya kepada retail-retail kecil yang terdapat di dalam database Lego Group sejak tahun 1950.
- Penjualan saham Legoland (Taman Bermain Lego) kepada Blackstone senilai US$450 juta dan penglepasan aset non-produktif di AS, Korea Selatan, dan Australia merupakan bentuk divestasi Lego dalam kaitannya dengan program turn around. Divestasi ini menghasilkan efektivitas dan efisiensi perusahaan yang secara langsung meningkatkan kinerja Lego.